MEDIA CENTER ROHUL - Penyalahgunaaan narkoba tidak hanya dapat merugikan kesehatan tetapi juga mental. Peredarannya juga sudah merambah semua lapisan masyarakat, mulai dari tingkatan menengah ke bawah sampai ke tingkat menengah ke atas, mulai dari anak SD hingga orang tua.
Untuk mencegah hal tersebut, PAC Muslimat NU Ujung Batu bekerjasama dengan TRC PPA dan Ponpes Rehabilitasi Quranic Healing Indonesia (QHI) Ujung Batu menggelar Seminar dan Sosialisasi Bahaya Penyalahgunaan Narkoba Bagi Generasi Muda. Untuk memberikan pemahaman bahaya narkoba bagi para anak muda harus terus gencar dilakukan, karena usia remaja seringkali berawal dari coba-coba.
“Kami Pemkab sangat mengapresiasi digelarnya Sosialisasi bahaya penyalahgunaan Narkoba ini dapat memberikan pemahaman kepada generasi muda untuk mau meninggalkan narkoba, yang belum jangan dekati narkoba dan jangan coba-coba,” pesan Bupati Rohul H. Sukiman saat menghadiri Seminar dan Sosialisasi Bahaya Penyalahgunaan Narkoba Bagi Generasi Muda dan Penyerahan SK TRC-PPA, di Ponpes Rehabilitasi QHI, Lintam, Ujung Batu, Sabtu (15/8/2020).
Bupati H. Sukiman mengapresiasi PAC Muslimat NU, Ponpes Rehabilitasi QHI Ujung Batu dan TRC PPA Rohul yang telah melakukan Seminar dan Sosialisasi Bahaya Penyalahgunaan Narkoba Bagi Generasi Muda.
Dengan adanya Sosialisasi Narkoba ini diharapkan kepada masyarakat khususnya generasi muda agar memahami tentang bahaya Narkoba, harus mengerti dan mencegah dirinya salah satu upaya mencegah jangan sampai anak-anak terlibat dengan narkoba.
“Jadi mencegah itu lebih baik dari pada mengobati, Beberapa hal yang dapat menjauhkan diri dari bahaya narkoba, yakni selektif dalam pergaulan, hindari keluyuran malam, jangan melawan nasehat orang tua dan guru, fokus belajar, fokus pada hal-hal positif, dan jadilah anak berbakti pada orang tua serta guru,” pinta Bupati H. Sukiman
“Dengan demikian, perlu peran serta seluruh Komponen untuk memberantas narkoba, baik Pemkab, BNK, Kepolisian, TNI dan oraganisai lainnya, sekolah, keluarga maupun lingkungan masyarakat yang harus bersinergi dalam memberantas bahaya penyalahgunaan narkoba,” tegasnya.
Melalui kegiatan sosialisasi itu, tambah dia, diharapkan para Generasi Muda dapat memahami mengenai dampak penyalahgunaan narkoba dan melakukan pencegahan dimulai dari diri sendiri.
Kemudian, Ketua PAC Muslimat NU Umi Ria Al Khudri dalam sambutannya tujuan menyelenggarakan Sosialisasi Bahaya Narkoba ini untuk memberikan manfaat dalam membentengi generasi muda dari penyalahgunaan Narkoba.
Menurutnya, penyalahgunaan narkoba sangat berbahaya dan dilarang dalam agama, karena akan merusak pelakunya bahkan bisa menyebabkan kematian. Ia mengajak semua pihak untuk bersama menjaga generasi muda.
“Mari kita bekerja bersama-sama memberantas narkoba, khususnya di Kabupaten Rohul, kita harus bersinergi dan patuh dengan Pimpinan. Antara Muslimat NU dan Pemerintah Daerah harus bersinergi,” ujarnya
Sementara itu, Pimpinan Ponpes Rehabilitasi QHI Ujung Batu yang juga Ketua TRC PPA Rohul Andi Sidomulyo Ikhlas mengatakan Seminar dan Sosialsiasi Narkoba ini telah berjalan tiga tahun terakhir dan hari ini adalah puncaknya dan sudah menjadi program tahunna dan berkelanjutan.
Ustadz Andi Sidomulyo mengaku, yang melatarbelakangi untuk menggelar Seminar dan Sosialisasi Narkoba ini adalah karena sudah menjadi sebuah kenyataan dan ancaman narkoba itu selalu terlihat didepan mata orang tua dan keluarga semuanya.
“Sekarang tidak sedikit yang menjadi korban narkoba dan ini bukan sekedar ditindak tapi pencegahan itu juga sangat penting, kalau hanya sekedar ditindak nanti penjara sudah penuh, sedangkan pencegahan ini akan menyadarkan setiap elemen masyarakat dan mempersempit pergerakan para mafia-mafia narkoba untuk bergerak dan meracuni generasi kita,” kata Ustadz Andi didampingi Ustadz Mahyuddin Lc
Lanjut Andi, Peserta Seminar dan Sosialisasi Bahaya Penyalahgunaan Narkoba Bagi Generasi Muda ini khusus dihadirkan Milenial Gelora, Muslimat NU dan TRC PPA dan masyarakat Dusun Lintam.
Dengan telah diterimanya SK TRC PPA, Andi juga mengatakan selain Narkoba, yang menjadi concern dan kepeduliannya sekarang juga terkait banyaknya terjadi kekerasan pada perempuan dan anak-anak.
“Kita juga ikut andil disini melalui TRC PPA, Pengurus TRC PPA Rohul ada 30 orang, maka dengan adanya TRC PPA ini semoga tidak ada Perempuan-Perempuan dan anak-anak terzholimi lagi, apalagi anak-anak yang menjadi korban-korban traficking, kekerasan dan lain sebagainya,” kata Ustad Andi Sidomulyo Ikhlas
Andi mengaku sebagai garda terdepan untuk mendampingi dan membantu orang-orang bermasalah dab n korban pelecehan dan kekerasan, seperti pendampingan hukum, konseling dan memantau kasus tersebut dan permasalahan tersebut akan dituntaskan.
Ditempat yang sama, Ketua TRC PPA Korwil Riau Rika Parlina berharap dengan penyerahkan SK TRC PPA Rohul yang menjadi Ketua Andi Sidomulyo Ikhlas bisa bersinergi untuk melindungi dan memperjuangkan kasus-kasus kekerasan dan pelecehan teradap perempuan dan anak di Rohul.
“Tadi kita sudah menyerahkan SK untuk TRC PPA Rohul, semoga kita bisa bersama-sama berjuang untuk kasus perempuan dan anak di Rohul, bisa bersinergi dan memberantas narkoba di Rohul. Kami juga sangat berterima kasih sama Ustadz Andi Sidomulyo sudah mau menerima sebagai Ketua TRC PPA Rohul,” kata Rika
Dikegiatan itu, Bupati Rohul H. Sukiman juga menyerahkan bantuan untuk Muslimat NU senilai Rp 5 juta dan menyerahkan SK TRC PPA Rohul. (MCRohul/Hen)